Kasus Penggelapan Mobil Rental Oleh Oknum Anggota Polres Pamekasan belum Tuntas


WARTAMADURA.COM – Kasus penggelapan mobil rental milik Komunitas Pejuang Rupiah oleh oknum anggota polisi di Mapolres Pamekasan, Madura, Jawa Timur berinisial SH hingga kini belum tuntas, meski sebanyak delapan unit mobil yang pernah digelapkan telah dikembalikan kepada komunitas itu.

“Yang belum selesai pembayaran sisa sewanya. Kalau mobil alhamudulillah sudah dikembalikan berkat bantuan Provost Polres Pamekasan. Tapi sisa sewanya dari sebanyak delapan unit mobil itu belum,” kata Pengurus Komunitas Rental Mobil Pejuang Rupiah Fajar, pada pertemuan di internal komunitas itu beberapa waktu lalu.

Kalkulasi uang sewa yang belum terbayar sebesar Rp13 juta rupiah lebih, dan oknum anggota Polres Pamekasan tersebut berjanji akan melunasi awal bulan ini (Juli 2021) setelah yang bersangkutan menerima gaji dari institusi ia bekerja, yakni Polres Pamekasan.

Pihak Komunitas Rental Pejuang Rupiah yakin, SH bisa segera melunasi kekurangan sewa mobil pada anggotanya itu, karena yang bersangkutan merupakan abdi negara yang bertugas melindungi dan mengayomi masyarakat.

“Kami yakin segera dilunasi. Beliau kan abdi negara. Abdi negara yang bertugas melindungi dan mengayomi masyarakat tidak akan mungkin bertindak yang merugikan masyarakat, apalagi menyangkut masalah keuangan dimana kita saat ini dalam kondisi yang sedang terpuruk akibat COVID-19 ini,” kata anggota komunitas lainnya dalam pertemuan itu.

Komunitas ini yakin, atasannya juga tidak akan membiarkan tindakan yang merugikan masyarakat yang dilakukan oleh anak buahnya tersebut.

Sebelumnya, oknum anggota Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur berisial DS atau SH dilaporkan warga ke bagian provost polres setempat, karena menggelapkan delapan unit mobil rental milik Komunitas Rental Mobil Pejuang Rupiah Pamekasan.

Salah seorang pemilik mobil rental Sanigereh di Mapolres Pamekasan kala itu menjelaskan, pihaknya melaporkan yang bersangkutan karena ia merupakan anggota polisi aktif.

Sanigereh yang juga Ketua Rental Mobil yang tergabung dalam Komunitas Pejuang Rupiah Pamekasan ini mengaku, mobil miliknya yang digelapkan oknum anggota polisi itu sebanyak tiga unit, sedangkan lima unit lainnya milik anggota komunitas. “Oknum ini menyewa mobil ke komunitas Pejuang Rupiah bulanan,” kata Sanigereh menuturkan.

Kala itu, oknum polisi tersebut datang ke basecam Komunitas Rental Mobil Pejuang Rupiah di Desa Tobungan bersama istrinya.

Tanpa rasa curiga, Sanigerah langsung “menyetujui” keinginan DS dan istrinya itu, karena dalam pandangan Sanigerah, yang bersangkutan tidak akan berbuat “niko-niko” karena merupakan abdi negara yang bekerja di institusi penegak hukum, yakni Polres Pamekasan.

Dalam kurun beberapa hari kemudian, DS atau SH datang lagi ke komunitas ini untuk menyewa mobil rental, dengan alasan akan digunakan oleh familinya dan berbagai macam keperluan bisnis lainnya, hingga total unit kendaraan yang disewa sebanyak delapan unit.

Saat waktu pengembalian tiba, sesuai dengan kesepakatan antara penyewa dengan pihak komunitas rental Pejuang Rupiah, mobil yang disewakan kepada oknum anggota Polres Pamekasan ini belum juga dikembalikan.

Pihak Pejuang Rupiah berupa untuk menghubungi yang bersangkutan, akan tetapi unit belum juga dikembalikan, hingga akhirnya yang bersangkutan dilaporkan ke Provost Polres Pamekasan.

Pihak Provost Polres Pamekasan berhasil membantu para korban mengembalikan mobil yang digelapkan oleh anggotanya itu, namun uang sewanya belum lengkap, sehingga masalah tersebut masih belum tuntas. (WM/Polres Pamekasan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.