Dua Pasien Status PDP di Pamekasan Negatif Corona


Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menyampaikan rilis terkait Corona di Pamekasan.

WARTAMADURA.COM – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyatakan, hasil uji laboratorium dari dua orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang kini diisolasi di RSUD dr Slamet Martodirdjo setempat, negatif.

“Berdasarkan hasil uji lab yang kami terima dari Jakarta, hasilnya negatif,” kata Baddrut Tamam dalam keterangan persnya kepada media di Pamekasan, Senin (7/4/2020).

Dalam rilis yang disampaikan melalui vedio konferensi dari Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan, bupati menjelaskan, kedua pasien sudah dinyatakan negatif corona berdasarkan hasil swab yang dilakukan di laboratorium di kementerian kesehatan (Kemenkes) di Jakarta dan hasilnya sudah diterima tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan.

Kedua pasien itu masing warga asal Kecamatan Pamekasan, dan warga asal Kecamatan Galis.

“Ini semua tentu berkat doa dan kerja keras yang luar biasa dari tim kesehatan COVID-19 Pamekasan, tim kesehatan RSUD dr Slamet Martodirdjo, dukungan masyarakat, para tokoh dan relawan,” ujar bupati.

Saat menyampaikan rilis itu, bupati juga menjelaskan, bahwa perawatan yang dilakukan petugas medis di RSUD Pamekasan telah memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu, dukungan dari semua elemen masyarakat juga telah membuahkan hasil positif dalam menekan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Pamekasan.

Untuk orang dalam pantauan (ODP) sebelumnya sebanyak 200 orang, kini jumlah menurun menjadi 190 orang.

“Data penurunan jumlah ODP ini patut diapresiasi oleh kita semua. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya,” kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

Sementara, Direktur RSUD Pamekasan dr Farid Anwar menjelaskan, karena secara klinis keduanya dinyatakan negatif, maka kedua pasien dalam pengawasan yang selama ini diisolasi di RSUD Pamekasan sudah bisa diperbolehkan pulang ke rumahnya.

“Tapi tim Satgas COVID-19 Pamekasan akan terus melakukan pemantauan,” kata Farid.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini lebih lanjut menjelaskan, jumlah pasien yang sebelumnya diisolasi di RSUD Pamekasan sebanyak tiga orang, yakni PDP2, PDP3 dan PDP4.

Dari tiga pasien itu, PDP3 yang dinyatakan positif, sedangkan PDP2 dan PDP4 negatif.

PDP2 ini, terpapar di luar Madura dan masuk RSUD dr Slamet Martodirdjo, Kamis (26/3/2020).

Begitu juga PDP4, yang merupakan pegawai Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) di wilayah pantura, ditugaskan  mengikuti pelatihan haji di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Saat pulang dari pelatihan yang bersangkuta mengeluhkan sakit yang mengarah ke COVID-19, sehingga pada Selasa (31/3/2020) ia dirujuk ke RSUD dr Slamet Martodirjo dan dirawat inap di ruang isolasi khusus pasien COVID-19. (WM-0324).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.