Lima Belas Tersangka Kriminal Ditangkap Polres Pamekasan


Polres Pamekasan merilis hasil penangkapan pelaku tindak pidana kriminal di Mapolres Pamekasan, Jumat (17/1/2020).

WARTAMADURA.COM – Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur menangkap sedikitnya 15 tersangka pelaku tindak pidana kriminal dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar mulai 1 hingga 17 Januari 2020.

Dari sebanyak 15 orang tersangka itu sembilan tersangka terlibat dalam kasus penyalahgunaan obat terlarang narkoba, sedangkan enam tersangka lainnya terlibat dalam kasus tindak pidana kriminal.

“Dua diantara para tersangka ini merupakan perempuan,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari saat menyampaikan keterangan pers di Mapolres Pamekasan, Jumat (17/1/2020).

Diantara ke-15 orang tersangka itu, satu diantaranya masih dibawah umur, dan masih berstatus pelajar di salah satu Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Pamekasan.

Saat menyampaikan rilis, kapolres didampingi oleh Kasubbag Humas Polres Pamekasan AKP Nining Diyah Puspita, Kasat Reskrim AKP Arief Kurniady.

Selain menangkap tersangka, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti.

Antara lain, narkoba seberat 8 gram lebih, alat penyedot, korek dan plastik bungkus narkoba jenis sabu-sabu.

Menurut kapolres, untuk tersangka penyalahgunaan narkoba, polisi menjerat dengan Pasal 112 ayat (1) junto Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,” kata kapolres, menjelaskan. (WM-0516)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.