Wanita Madura Jadi Pengedar Narkoba Ditangkap Polres Sampang


Polres Sampang, Madura, Jawa Timur saat merilis penangkapan pada dua orang wanita Sampang yang menjadi pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu.

WARTAMADURA.COM – Dua orang wanita Madura yang merupakan pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu ditangkap tim Polres Sampang.

Kedua wanita ini ditangkap petugas di lokasi berbeda. Polisi terlebih dahulu menangkap pengguna, lalu pengedarnya.

Pengedar tersebut merupakan perempuan berstatus janda, berna Holifah (42) warga Jalan Nuri Kelurahan Gunung Sekar Kecamatan/Kabupaten Sampang. [Baca Juga: Wanita Penghibur Berhamburan dari Lokasi Kebakaran Kafe di Pamekasan]

Sedangkan pemakai bernama, Rofiah (37) dan seorang laki-laki bernama Fathur Rahman (20) yang sama-sama warga Jalan Suhadak Kelurhan Dalpenang Kecamatan/Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan, bahwa antara pengedar dan pemakai tersebut diringkus di waktu dan tempat yang berbeda.

Dijelaskan, yang diamankan terlebih dahulu merupakan Rofiah dan Fathur Rohman (pemakai) pada tanggal 4 Januari 2020 dini hari 00.30 WIB. [Baca Juga: Semua Wanita Penghibur Kampung Q-ta Selamat Selamat dari Kebakaran]

Keduanya diamankan saat berboncengan mengunakan motor Honda Beat warna putih kombinasi biru dengan nopol L 4336 UE yang berlokas di pinggir Jalan Desa Tanggumung Kecamatan/ Kabupaten Sampang.

“Keduanya tidak memiliki hubungan keluarga hanya rekan pemakai saja,” ujarnya kepada wartawan di Sampang, Madura, Jumat (10/1/2019).

Saat proses penangkapan, pihaknya menemukan satu buah plasti klip berisi narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam tas dengan berat 0,30 gram.

Didit Bambang Wibowo menuturkan, keduanya tertangkap setelah membeli barang haram tersebut dari Holifah.

Sehingga dini hari itu juga pihaknya langsung melakukan penggrebekan terhadap rumah perepuan berambut pirang itu.

“Pada saat penggrebekan Holifah kebetulan berada dirumahnya sehingga kami langsung melakukan penangkapan dan penggledahan,” paparnya.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu klip bening yang di dalamnya berisi sabu seberat 0,60 gram.

Selain itu juga ditemukan uang tunai yang merupakan hasil dari menjual sabu sebesar Rp. 430.000.

“Kami juga menemukan Handpone merk Oppo A71 warna hitam yang digunakan oleh pelaku untuk menjual dagangannya,” ucap Didit Bambang Wibowo.

Lebih lanjut, pasal yang disangkakan terhadap Holifah yakni, Pasal 114 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 1 lebih Subs Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-undang RI nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika.

“Hukumannya penjara paling singkat lima tahun atau paling lama 20 tahun dan pidana denda minimal 1 miliar, maksimal 10 miliar,” tuturnya.

Sedangkan, Rofiah dan Fathur Rohman dikenakan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 lebih Subs Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHP.

“Hukumannya penjara paling singkat lima tahun atau paling lama 20 tahun dan pidana denda minimal 1 miliar, maksimal 10 miliar,” tutupnya. (Wm-029).

Baca Juga Berita Lainnya:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.