Kiai di Madura Laporkan Akun Facebook Rico Tara


KH Kholilurrahman

WARTAMADURA.COM – Seorang kiai di Madura bernama KH Kholilurrahman melaporkan pemilik akun facebook bernama Rico Tara ke Polres Pamekasan, Rabu (21/11/2018).

Menurut laporan reporter Timesindonesia.co.id, Putra Kafi, KH Kholilurrahman merupakan Calon Legislatif DPR RI Dapil XI Madura dari partai NasDem. Ia melaporkan akun tersebut setelah mengunggah sebuah poster bergambar contoh surat suara Caleg NasDem DPR RI Dapil XIV Madura, nomor urut 2.

Foto dalam poster tersebut, bukan kader NasDem dan bukan Caleg DPR RI dari NasDem. Lambang Partai NasDem dalam poster tersebut, juga dipakai seolah-olah sebagai mainan. Sedangkan Caleg Nasdem Dapil XI Madura nomor urut 2, yakni Kholilurrahman.

Ketua DPD NasDem Pamekasan, Abdullah Ibrahim mengatakan Kholilurrahman adalah tokoh besar Pamekasan, mantan bupati, pengasuh pesantren, mantan Ketua PCNU, mantan Ketua MUI Pamekasan dan ulama yang sangat disegani.

Poster yang diunggah oleh pemilik akun Rico Tara tersebut, demikian laporan reporter yang juga menjadi kontributor kompas.com dengan nama berbeda  ini, telah mencoreng nama Kholilurrahman dan mencemarkan nama Kholilurrahman.

“Poster bergambar foto orang yang bukan Caleg NasDem, tetapi menempati posisi Caleg Kholilurrahman dari NasDem itu, adalah pencemaran nama baik. Makanya pemilik akun dan yang membuat poster itu kami laporkan,” ujar Abdullah Ibrahim, seperti yang dilaporkan Putra Kafi.

DPD NasDem Pamekasan, ujar pria yang akrab disapa Bram ini mendampingi Kholilurrahman ke Polres Pamekasan sekaligus sebagai saksi. Pelaporan juga terkait dengan pelanggaran UU ITE. Selain alasan adanya pelanggaran hukum, Bram menuturkan, agar perbuatan itu tidak dilakukan oleh orang lain kepada partai lain pula.

“Kami dapat dukungan dari DPD NasDem Jawa Timur dan DPP NasDem agar pelaku penyebaran poster di media sosial dilaporkan. Tujuannya agar ada efek jera dan orang tidak sembarangan menggunakan media sosial,” ungkap Bram.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan AKP Hari Siswo membenarkan soal adanya laporan tersebut. Hari belum melihat langsung hasil laporan yang sudah diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dari pelapor.

“Tadi ada pelaporan dari Caleg NasDem, tapi saya belum lihat suratnya,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Sampang ini.

Selain mantan Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman juga merupakan calon Bupati Pamekasan yang kalah pada pilkada 27 Juni 2018. Menurut situs rri.co.id, Kholilurrahman kalah dalam memperebutkan dukungan suara masyarakat Pamekasan.

Pasangan calon nomor urut 1 Badrut Tamam dan Raja’e unggul dengan meraih 257.738 suara sedangkan pasangan calon nomor urut 2 KH Kholilurrahman dan Fathor Rohman hanya meraih 228.596 suara dengan jumlah seluruh suara sah 486.334 dan jumlah suara tidak sah 12.744. (Sumber: Tim Indonesia, RRI, Kompas.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.