Warga Madura Bangun Masjid dengan Meminta-minta di Jalan Raya


Salah satu lokasi penarikan sumbangan pembangunan masjid di jalan raya di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

WARTAMADURA.COM – Sebagian umat Islam di Pulau Madura, Jawa Timur membangun masjid dengan cara meminta-minta di Jalan Raya kepada para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di sepanjang jalur lalu lintas di Pulau Madura.

Meski dikenal agamis, tapi dalam hal pembangunan tempat ibadah, muslim di Pulau Madura ini, terkesan belum kompak, sehingga harus meminta-minta di jalan raya.

Umat Islam yang banyak meminta – minta ini terlihat di sepanjang jalur lalu lintas mulai dari Blega, hingga di Tangkel, yakni jalan raya menuju Jembatan Suramadu.

Para peminta-minta untuk pembangunan masjid ini menghentikan semua kendaraan yang melintas. Mereka menggunakan pengeras suara dan menugaskan beberapa orang.

Ada yang meminta amal memang dekat masjid yang dibangun, tapi ada juga yang tidak terlihat masjidnya.

Mulai dari Blega, hingga di Jalan Raya Tangkel, tidak kurang dari 12 titik peminta-minta sumbangan pembangunan masjid. Beberapa diantara terkesan memaksa pengendara dengan menyodorkan gayung plasting sebagai tempat uang.

“Semoga bapak-bapak dan ibu masuk surga dan amalnya diterima di sisi Allah untuk pembangunan masjid ini,” ucap pemandu siaran penarik sumbangan itu saat ada pengendara yang melemparkan uang sumbangan kepada mereka.

Praktik meminta-minta sumbangan di Jalan Raya ini sebelumnya sudah dilarang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Madura, akan tetapi tidak diindahkan.

Alasan MUI kala itu, karena praktik meminta-minta sumbangan di Jalan Raya itu, berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan terkesan tidak baik, karena pengguna jalan bukan beragama yang sama, yakni Islam, akan tetapi banyak yang beragama selain Islam.

Selain itu, praktik meminta-minta tersebut bisa menciderai nama baik umat Islam di Madura, karena di daerah lain tidak ada. Pembangunan masjid di daerah lain tidak dengan cara mengemis di jalan raya akan tetapi dengan mendatangi secara langsung jamaah masjid tersebut. (Wm)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.