Jumlah Janda Meningkat, Caleg Nasdem Pamekasan Terus Gencarkan Kampanye Poligami


WARTAMADURA.COM – Caleg Partai Nasdem untuk pemilu 2019 dari Dapil 2 Apik, terus menggencarkan poligami, guna mendulang dukungan masyarakat pada pesta demokrasi lima tahunan itu.

Kampanye tentang poligami tidak hanya disampaikan melalui keterangan pers di media, akan tetapi menjadi status di profil whatshapp pribadinya.

Keinginan Apik yang kini menjadi Ketua Komisi II DPRD Pamekasan ini, karena beberapa hal. Salah satunya karena jumlah perempuan di Pamekasan lebih banyak dari laki-laki yakni mencapai 22.878 orang.

Dengan data ini, jika laki-laki hanya beristri satu orang, maka sebanyak 22.878 orang perempuan tidak akan bersuami. Maka Apik berpandangan poligami harus dilegalkan, yakni melalui Perda.

Selain itu, jumlah janda di Kabupaten Pamekasan juga terus meningkat. Sebab, berdasarkan data Panitra Pengadilan Agama Pamekasan, hingga Agustus 2018, jumlah ibu rumah tangga yang berubah status menjadi janda mencapai 899 orang, berdasarkan putusan sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama setempat.

“Dengan melegalkan Perda poligami ini, juga disatu sisi bisa menekan praktik maksial,” kata Apik dalam sebuah kesempatan.

Sementara itu, pada pemilu 2019 nanti, Apik mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Pamekasan di dapil 2 dengan nomor urut 1 dari Pantai Nasional Demokrat (Nasdem).

Bagi warga Pamekasan yang mendukung gagasan poligami dilegalkan, maka Apik tentunya akan menjadi caleg terbaik sebagai tokoh pendukung dan pejuang perda poligami. (Wm-44).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.