Anggaran Pilkada Ulang Sampang Rp15 Miliar


Pengamanan objek vital di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pascaputusan Mahkamah Konstitusi tentang pilkada ulang.

WARTAMADURA.COM – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Jawa Timur Syamsul Muarif menyatakan, pelaksanaan pemungutan suara ulang membutuhkan anggaran sebesar Rp15 miliar.

Jumlah kebutuhan anggaran sebesar Rp15 miliar ini, untuk berbagai kebutuhan pilkada mulai dari tahapan hingga pelaksanaan hari H pemungutan suara.

Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif di Sampang, Jumat (7/9/2018) malam menjelaskan, pihaknya masih mengusulkan tentang rencana kebutuhan anggaran pilkada ulang itu ke Pemkab Sampang.

“Jadi, kami masih perlu mengusulkan anggaran ini. Tapi penggunaan dana itu bisa diambilkan dari sisa anggaran KPU sebesar Rp10 miliar,” ujar Syamsul.

Ia menjelaskan, untuk sisa kekurangan anggaran tersebut masih diajukan permohonan kepada pemerintah setempat.

Sehingga, sambung dia, diharapkan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) bisa terlaksana dengan cepat sesuai amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yakni 60 hari sejak putusan.

“Saat ini KPU melakukan perbaikan DPT, semoga batas waktunya bisa mencukupi karena biasanya data itu 1 bulan seperti proses sebelumnya,” kata Syamsul, menjelaskan.

Syamsul menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan jadwal pelaksanaan PSU di 14 Kecamatan berlangsung.

Sebab, lembaga penyelenggara pemilu tersebut kini fokus tentang persiapan tahapan tentang penambahan tenaga “adhoc” baik di tingkat kecamatan, desa, maupun di tingkat kelompok penyelenggaran pemungutan suara (KPPS), serta pengadaan logistik.

“Dalam PSU kali ini tanpa ada kampanye lagi dan tetap diikuti tiga paslon,” katanya.

Sementara itu, pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Sampang tersebut tetap akan diikuti oleh ketiga pasangan calon.

Masing-masing nomor urut 1 Pasangan Calon Bupati Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat (Jihad), nomor urut 2 Hermanto Subaidi-Suparto (Mantap), dan pasangan nomor urut 3 Hisan-Abdullah Mansyur (Hisbullah).

Sementara itu, hasil rekapitulasi KPU Sampang menyebutkan, pasangan Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat (Jihad) unggul dengan meraih suara 257.121 atau 38,4 persen, Sedangkan Hermanto Subaidi-Suparto (Mantap) memperoleh dukungan 252.676 suara atau 37,38 persen. Kemudian, pasangan nomor urut 3 yakni Hisan dan Abdullah Mansyur (Hisbullah) meraih dukungan 166.059 suara atau 24,5 persen.

Dari tiga saksi pasangan calon bupati dan wakil bupati yang bersaing pada pilkada 27 Juni 2018 itu, hanya saksi dari pasangan “Mantap” yang menolak menandatangani hasil rekapitulasi perolehan suara, sedangkan saksi “Hisbullah” dan “Jihad” menandatanganinya.

Daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Sampang untuk pelaksanaan pilkada 27 Juni 2018 sebanyak 803.499 orang yang terdiri atas 397.031 laki-laki dan 406.468 perempuan. (WM)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.