Ismail Sebut DPRD Pamekasan Bebas Gratifikasi Sebagaimana Malang


WARTAMADURA.COM – Komisi I DPRD Pamekasan, Jawa Timur Ismail membantah ada praktik gratifikasi yang dilakukan wakil rakyat kepada pihak eksekutif saat hendak membahas rancangan APBD sebagaimana terjadi Kota Malang, Jawa Timur.

“Di Pamekasan tidak ada praktik gratifikasi sebagaimana yang terjadi di Kota Malang,” kata Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail kepada wartawan, Rabu (5/9/2018).

Politikus Partai Demokrat ini menyatakan, pembahasan APBD di Pamekasan selama ini berlangsung sewajarnya dengan memperhatikan program yang memang diusulkan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Pernyataan Ketua Komisi I DPRD Pamekasan ini berbeda dengan kebiasaan sebagian lembaga legislatif di Madura yang kini sudah menjadi pembicaraan umum. Biasanya, pemkab melalui masing-masing Kepala OPD biasa menyediakan uang khusus sebagai bentuk terima kasih.

“Wong ada yang mengatakan begini, mau membahas APBD ya, ayo, kita bahas. Tapi kalau mau mengajukan drat APBD untuk disetujui, ya silahkan pulang dulu, bawa draf dan tasnya dibawa kesini,” ucap wartawan koran lokal Madura Frengky Wirananda, menirukan komentar salah seorang angota DPRD di salah satu kabupaten di luar Kabupaten Pamekasan.

Namun, pemuda asal Kabupaten Sumenep ini tidak menyebutkan, anggota legislatif mana yang biasa meminta uang “pelicin” seperti yang diceritakan itu.

Saat berbincang dengan sejumlah anggota Komisi I DPRD Pamekasan, ia menuturkan, pernyataan itu sering dilontarkan saat sedang santai dengan sejumlah wartawan.

“Kalau disini, kami pastikan tidak. Tidak ada yang seperti itu,” ujar Ismail, menegaskan.

Perbincangan mengenai anggota legislatif yang biasa menerima gratifikasi semakin marak di Pamekasan, setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi bernilai miliaran rupiah.

Ke-22 tersangka itu antara lain Arief Hermanto (AH) dari Fraksi PDIP, Teguh Mulyono (TMY) dari Fraksi PDIP, Mulyanto dari Fraksi PKB (MTO), Choeroel Anwar (CA) dari Fraksi Partai Golkar, Suparno Hadiwibowo (SHO) dari Fraksi Partai Gerindra, Imam Ghozali (IGZ), Mohammad Fadli (MFI) dari Fraksi Partai Nasdem, Asia Iriani (AI) dari Fraksi PPP, Indra Tjahyono (ITJ) dari Fraksi Partai Demokrat.

Selanjutnya Een Ambarsari (EAI) dari Fraksi Partai Gerindra, Bambang Triyoso (BTO) dari Fraksi PKS, Diana Yanti (DY) dari Fraksi PDIP, Sugiarto (SG) dari Fraksi PKS, Afdhal Fauza (AFA) dari Fraksi Partai Hanura, Syamsul Fajrih (SFH) dari Fraksi PPP, Hadi Susanto (HSO) dari Fraksi PDIP, Erni Farida (EFA) dari Fraksi PDIP, Soni Yudiarto (SYD) dari Fraksi Partai Demokrat, Harun Prasojo (HPO) dari Fraksi PAN, Teguh Puji Wahyono (TPW) dari Fraksi Partai Gerindra, Choirul Amri (CAI) dari Fraksi PKS, dan Ribut Haryanto (RHO) dari Fraksi Partai Golkar.

Sebanyak 22 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 tersebut diduga menerima hadiah atau janji terkait Pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015 dari Moch Anton selaku Wali Kota Malang periode tahun 2013-2018 dan kawan-kawan.

Selain itu, mereka juga diduga melakukan dugaan tindak pidana korupsi yaitu menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya selaku anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019.

“Sekali lagi kalau di Pamekasan tidak ada yang seperti itu,” katanya, menambahkan.

Menurutnya, kasus gratifikasi yang melibatkan 41 orang anggota DPRD Kota Malang itu berpotensi menciderai nama baik anggota dewan dan lembaga legislatif lain yang tidak terlibat, karena dengan kasus itu, publik akan memiliki memandang sama semua anggota dewan. (WM)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.