Jamaah Haji Asal Pamekasan Madura Meninggal Dunia


Imam Kustarto (kiri), jamaah haji asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang meninggal dunia, Sabtu (25/8/2018) sekitar pukul 12.30 waktu Arab Saudi.

WARTAMADURA.COM – Satu jamaah haji asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia, Sabtu (25/8/2018) sekitar pukul 12.30 waktu Arab Saudi akibat serangan jantung.

Jamaah haji yang meninggal dunia tersebut bernama Imam Kustarto. Ia meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit An-Noor Mekkah.

Menurut Kasi Haji dan Umroh Kemenag Pamekasan Afandi, pria berusia 63 tahun ini merupakan warga Jalan Veteran Pamekasan dari sub kelompok terbang 13.

“Semoga almarhum diampuni dosanya dan mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya,” ucap Afandi.

Imam Kustarto, memang termasuk satu dari ratusan orang jamaah haji asal Kabupaten Pamekasan yang masuk kategori berisiko tinggi.

Sebelumnya tim medis dari Dinas Kesehatan Pemkab Pamekasan merilis, sebanyak 383 dari total 885 orang calon haji asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur terdeteksi memiliki penyakit berisiko tinggi.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Pamekasan Ismail Bey, data calon haji yang terdeteksi berisiko tinggi itu, sesuai hasil pemeriksaan yang telah dilakukan tim kesehatan calon haji dari Dinkes Pamekasan.

Ia menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan ratusan calon haji asal Pamekasan itu masuk kategori berisiko tinggi. Antara lain, karena faktor usia dan penyakit yang dideritanya.

“Kalau usianya diatar 60 tahun, menurut medis itu juga sudah masuk dalam kategori berisiko tinggi,” ucap Ismail.

Selain itu, ada juga calon haji yang masih dalam usia produktif, akan tetapi jenis penyakit yang diderita masuk pada kategori berisiko tinggi.

Di antaranya adalah calon haji yang memiliki riwayat hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

Oleh karenanya, sambung Ismail, pihaknya menginstruksikan kepada tim medis yang ditugaskan ke Mekkah itu memberikan perhatian khusus selama proses pemberangkatan hingga pemulangan pada pelaksanaan ibadah haji nantinya.

Panitia penyelenggara ibadah haji juga memberikan tanda atau gelang khusus, sehingga petugas petugas kesehatan yang menjadi pendamping pelaksanaan ibadah haji bisa memantau kondisi kesehatan mereka secara maksimal.

Sementara itu, jumlah calon haji asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun ini sebanyak 881 orang.

Mereka itu tergabung dalam dalam kelompok terbang 12 sebanyak 442 orang dan kloter 13 sebanyak 439 orang. Dengan meninggalnya satu orang haji dari kloter 13 itu, maka kini jumlah jamaah haji asal Pamekasan tinggal 880 orang. (WM-1)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.