Perpindahan Stadion Laga MU Bukan Karena Pemalsuan Daya Tampung


WARTAMADURA.COM – Madura United FC akan menjamu Bali United FC pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2018 yang akan digelar 3 Juni 2018 di Stadion Gelora Bangkalan, dan perpindahan stadion dari Pamekasan ke Bangkalan itu, bukan karena temuan pemalsuan daya tampung kapasitas stadion.

“Penempatan laga kandang Madura United di Bangkalan ini, karena sesuai dengan rencana awal manajemen, pertandingan kandang memang di dua lokasi, yakni di Pamekasan, dan Bangkalan,” kata Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Madura United Moh Alwi seperti dilansir antaranews.com, Sabtu (2/6/2018) malam.

Asumsi masyarakat mengenai perpindahan laga kandang klub Madura United dari Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan ke Stadion Gelora Bangkalan, terkait temuan tim gabungan tentang pemalsuan data kapasitas tampung stadion itu. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkab Pamekasan mengklaim, kapasitas tampung stadion Pamekasan 35.000 orang penonton, akan tetapi berdasarkan hasil perhitungan manual tim gabungan Badan Keuangan Daerah (BKD), Madura United, LSM dan DPRD hanya 13.407 orang. [Baca Juga: Dispora Bohongi Publik Terkait Kapasitas Tampung Stadion Pamekasan]

Alwi mengaku, telah berkoordinasi dengan petugas keamanan Polres Bangkalan terkait pengamanan laga pertandingan Madura United melawan Bali United tersebut.

Laga kedua tim yang akan disiarkan secara langsung di Orange Chanel itu, telah dipersiapkan secara matang, bahkan kedua tim telah melakukan rapat koordinasi, Sabtu sore di aula kantor Dispora Pemkab Bangkalan.

“Intinya semua pihak sudah siap untuk menyukseskan laga antara Madura United melawan Bali United besok,” ujarnya. [Baca Juga: Djoko Susilo Akhirnya Jadi Pelatih Madura United]

Alwi menjelaskan, tim dari Bali United telah tiba di Bangkalan, Jumat (1/6) dan telah menggelar latihan, Sabtu (2/6) pagi di Stadion Gelora Bangkalan.

“Malam ini official training dari pihak Madura United, karena dari Bali United sudah digelar tadi,” katanya.

Alwi lebih lanjut menjelaskan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pada pukul 18.30 WIB kedua tim dan perangkat pertandingan sudah harus berada di stadion, dan kick off mulai pukul 20.30 WIB. [Baca Juga: Djoko Susilo Akhirnya Jadi Pelatih Madura United]

Sebelumnya, beredar kabar, bahwa perpindahan laga tanding Madura United dari Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRB) Pamekasan ke Stadion Gelora Bangkalan (SGB) itu, karena stadion di Pamekasan sedang bermasalah, yakni terkait manipulasi kapasitas stadion yang saat ini mulai diselidiki tim aparat penegak hukum.

“Dari dulu, rencana tanding kandang Madura United memang di dua lokasi, yakni di Stadion Pamekasan dan Stadion Bangkalan. Bukan karena adanya temuan pemalsuan kapasitas tampung stadion,” katanya, menjelaskan.

Sementara, sebagian masyarakat Pamekasan berharap, aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus pemalsuan data kapasitas tampung Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan yang sebelumnya diklaim bisa menampung 35.000 orang itu dan faktanya hanya 13.407 orang saja.

Dorongan sebagian masyarakat itu, karena anggaran pembangunan yang ditetapkan pemerintah untuk stadion dengan kapasitas tampung 35.000 orang, sedangkan realisasinya hanya 13.407 orang saja. (WARTAMADURA.COM)

Baca Juga Artikel Lainnya:

Baca Juga Artikel Lainnya:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.