Ledakan Petasan Tewaskan 1 Orang di Malang


Petugas TNI-Polri saat memeriksa ledakan rumah produksi petasan di Malang, Jawa Timur, Minggu (27/5/2018).

WARTAMADURA.COM – Ledakan hebat menghancurkan rumah Maskur (30), warga Lawang, Kabupaten Malang. Satu orang meninggal dalam ledakan Desa Sidoluhur, yang disebabkan petasan.

Maskur, pemilik rumah ternyata memproduksi petasan. Minggu (27/5/2018) Pagi tadi, mendadak ledakan terjadi, Maskur mengalami luka bakar cukup serius akibat terkena dampak dari ledakan.

Kondisinya kini masih kritis dan mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Sementara korban meninggal adalah Suin (30), rekan Maskur, yang kebetulan berada di lokasi saat ledakan terjadi.

“Penyebabnya masih kita selidiki, dugaan sementara TKP juga dibuat untuk membuat petasan,” terang Kapolsek Lawang Kompol Gaguk Sulistyo seperti dilansir detik.com, Minggu (27/5/2018).

Kala itu, Maskur tengah sibuk meracik bahan baku mercon sebelum ledakan terjadi. Banyak ditemukan gelondongan kertas yang siap diisi bahan baku mercon di lokasi.

Selain rumah Maskur, ledakan juga mengakibatkan kerusakan di empat rumah lainnya. Polisi dan petugas Koramil setempat datang ke lokasi pasca mendapat laporan warga. Olah TKP dilakukan untuk mengungkap penyebab dari ledakan.

Sisa-sisa petasan yang meledak dan menewaskan satu orang di salah satu rumah produksi petasan di Malang, Jawa Timur, Minggu (27/5/2018).

Situs antaranews.com melaporkan, rumah produksi petasan itu terletak di Dusun Krajan 1, Desa Sidoluhur, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sedangkan korban meninggal atas nama Suin (30) dan korban lain yang mengalami luka-luka cukup parah adalah Ali Maskur (30), pemilik rumah produksi petasan dan telah dilarikan ke rumah sakit (RS).

Selain dua korban, ledakan tersebut membuat rumah produksi petasan itu hancur berantakan.

Menurut Kapolsek Lawang, Kabupaten Malang, Kompol Gaguk Sulistyo Budi saat kejadian ada dua orang di rumah tersebut, yaitu Maskur dan Suin.

Pada saat kejadian, dua orang tersebut menjadi korban, dimana Maskur mengalami luka bakar serius, sedangkan Suin meninggal di lokasi.

Ia mengatakan ledakan tersebut mengakibatkan rumah milik Maskur hancur berantakan dan beberapa rumah tetangganya ikut terdampak. Namun belum diketahui secara pesti penyebab ledakan tersebut.

“Kami belum menemukan saksi yang bisa memberi keterangan secara rinci dan detail, karena hanya ada dua orang di rumah itu, satu orang meninggal. Sedangkan satu orang lain belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat intensif di rumah sakit,” kata Kapolsek.

Sementara itu, Kepala Desa Sidoluhur Mulyoko Sudarsana mengatakan pihaknya sudah berulang kali mengingatkan Maskur agar tidak meneruskan usaha produksi petasannya, sebab produksi petasan itu rawan ledakan.

“Hampir setiap kali ketemu dan ada kesempatan, saya selalu mengingatkan agar dia menghentikan kegiatan usahanya itu. Pokoknya setiap ada kesempatan, tidak hanya ketika bertemu secara pribadi, dalam pertemuan warga maupun pengajian, saya selalu mengingatkan dia,” katanya.

Salah seorang warga, Ulum menjelaskan ledakan terjadi pada pagi hari.

“Saat itu saya sedang tidur, ledakan itu terdengar sangat keras dan saya terbangun karena rumah saya hanya berjarak sekitar 10 meter dari lokasi ledakan,” ucapnya.

Dalam kejadian itu, polisi menyita selongsong petasan berdiameter 6,5 cm sepanjang 12,5 cm, dan pecahan kaca. (WARTAMADURA.COM)

Baca Juga Artikel Lainnya:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.