Dinsos: Kecamatan Tlanakan Kantong Pengemis di Pamekasan


Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Pamekasan Fatmawati.

WARTAMADURA.COM – Kecamatan Tlanakan merupakan kecamatan yang terdata sebagai kantong pengemis di wilayah itu dan hingga saat ini belum ditangani secara serius oleh pemkab setempat.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Pamekasan Fatmawati kepada wartawan di Pamekasan, Sabtu (26/5/2018), pengemis dan gepeng yang beroperasi tidak hanya berasal dari luar daerah, akan tetapi banyak juga yang berasal dari Kabupaten Pamekasan.

“Dan berdasarkan data kami, kecamatan yang masuk sebagai kecamatan dengan penyumbang data gepeng dan pengemis terbanyak ialah Kecamatan Tlanakan,” ujarnya, menjelaskan.

Sebelumnya sebanyak 40 orang gelandangan dan pengemis (Gepeng) terjaring razia yang dilakukan Dinas Sosial dan Satpol-PP Pemkab Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat (25/5/2018).

“Razia ini bertujuan untuk menertibkan gepeng sesuai perda No 1 tahun 2017 tentang penertipan tuna sosial. Maka dari itu, Dinsos mengadakan razia terhadap gepeng, gelandangan, pengemis serta anak jalanan,” terang Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Pameksan, Fatmawati.

Menurutnya, razia gepeng ini dilakukan selama 3 bulan yang di mulai dari bulan Maret hingga bulan April. “Ke 40 gepeng tersebut hasil 3 kali razia yaitu dari bulan Maret hingga April ini,” katanya.

Dia menambhakan, selama bulan Ramadhan hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Dinsos beserta Satpol-PP akan terus menggencarkan razia terhadap gepeng agar mereka tidak berkeliaran di jalanan.

“Nanti semua kita data dulu, sesudah di data baru kita kembalikan ke rumah masing-masing. Kalau gepeng ini datangnya dari luar Kabupaten Pamekasan akan kami antar ke masing-masing Dinsos di daerahnya,” ujarnya, menambahkan.

“Iya, kalau yang dari daerah sini kita antar ke masing-masing kecamatan agar nantinya mereka yang mengantar ke desa masing-masing,” ucapnya.

Sebelum gepeng ini dilembalikan ke kampung asalnya, Dinsos terlebih dahulu memberikan imbauan kepada gepeng yang telah terkena razia agar mereka tidak kembali lagi ke jalanan.

“Kami beri imbauan dulu, supaya mereka tidak kembali ke jalanan lagi atau mengemis,” katanya, menjelaskan. (WARTAMADURA.COM)

Baca Juga Artikel Lainnya:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.