Kasus Keracunan Massal di Madura Tak Terurus Aparat


WARTAMADURA.COM – Kasus keracunan massal di Pamekasan, Madura yang menyebabkan dua orang tewas tak terurus aparat dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Penanganan kasus ini cenderung lambat, baik oleh Dinas Kesehatan Pemkab Pamekasan maupun aparat polres setempat. Padahal kasus itu telah terjadi 12 Mei 2018.

Kepala Dinkes Pamekasan Ismail Bey kepada media mengatakan, sebenarnya dinas sudah berusaha mengambil langkah cepat dengan segera mengambil sampel nasi bungkus yang diduga sebagai penyebab keracunan dan mengirimnya ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya.

“Kami telah mengirim sampel tersebut ke BBPOM di Surabaya, akan tetapi hingga saat ini belum turun,” kata Ismail seperti dilansir antaranews.com, Senin (21/5/2018)

Dinas Kesehatan, ia menjelaskan, tidak bisa mengambil keputusan cepat karena sampai sekarang belum menerima hasil pemeriksaan laboratorium dari BBPOM di Surabaya.

“Kami juga belum mengetahui secara pasti penyebabnya sebelum ada bukti material berdasarkan hasil uji lab itu,” katanya.

Kasus keracunan massal di Pamekasan pada 12 Mei berdampak pada 318 orang dengan berbagai usia, dari anak-anak hingga orang dewasa, dan dua di antaranya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Dr Slamet Martodirjo Pamekasan.

Kasus keracunan massal yang terjadi dalam acara di Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Nurul Jadid, Desa Ponjanan Timur, Kecamatan Batumarmar, tersebut mendorong Dinas Kesehatan menetapkannya sebagai kejadian luar biasa.

Sebanyak 250 korban keracunan dirawat di RSUD Waru, Pamekasan, sisanya di tiga Puskesmas Waru, Pasean dan Batumarmar. Sebagian pasien terpaksa dirawat di lorong-lorong rumah sakit Waru karena daya tampung rumah sakit sudah tidak mencukupi. Pasien yang tergolong parah dirujuk ke RSUD Dr Slamet Martodirjo, Pamekasan.

Dalam perkembangan, jumlah warga yang mengalami keracunan bertambah, yakni menjadi 318 orang dan dua orang diantara meninggal dunia. (WARTAMADURA.COM)

Baca Juga Artikel Lainnya:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.