Dandim Minta Siswa SMK Awasi Proxy War


Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto memberikan materi wawasan kebangsaan di SMK Negeri 2 Pamekasan.
Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto memberikan materi wawasan kebangsaan di SMK Negeri 2 Pamekasan.

WARTAMADURA.COM – Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto mengajari wawasan kebangsaan siswa SMK Negeri 1 Pamekasan yang beralamat di Jalan Raya Proppo No 161 Pamekasan, Selasa (14/2/2017).

Kegiatan bertema “Pendidikan Pendahuluan Bela Negara Bagi Siswa SLTA / Sederajat Angkatan IX tahun 2017” diikuti sebanyak 200 orang siswa di lembaga pendidikan kejuruan itu.

Selain Dandim, hadir juga Kepala Kesbangpol Pamekasan Bapak Al Walid, Dr Tiur Landina, Instruktur PBB Serka Murakib, Serka Jailani dan Sertu Danil.

Pada pukul 07.30 wib Giat Wasbang dimulai yg diawali dgn latihan PBB Siswa-siswi SMKN 2 dengan instruktur Serka Murakib Batiops Kasdim 0826/Pamekasan.

Lalu dilanjutkan dengan pemberian materi Wasbang oleh Dandim 0826/PMK Letkol Inf Nuryanto.

Dandim menjelaskan, para siswa-siswi yang hadir adalah generasi penerus bangsa yang nantinya akan menjadi tulang punggung Negara untuk itu sebagai Generasi penerus harus tau perkembangan situasi saat ini, generasi penerus adalah calon pemimpin masa depan.

Peran Pemuda dalam menghadapi Proxy War haruslah peka karena Saat ini bangsa Indonesia sedang mengadapi perang Proxy War untuk itu mengajak kepada para siswa harus waspada dan jangan mudah terhasut dengan kelompok yang ingin memecah belah bangsa

“Situasi saat ini berbeda dengan situasi dijaman dulu, Siswa sebagai generasi penerus bangsa harus lebih waspada dan hati-hati di era sekarang karena saat ini banyak medsos yang memberikan berita yg belum tentu benar dan dijaman dulu kita berperang dengan menggunakan senjata tetapi saat ini lebih mengutamakan perang modern/tehnologi,” terang Dandim.

Ia menjelaskan, konflik yang terjadi saat ini mayoritas Negara- negara penghasil Minyak Bumi.

Negara Indonesia, kata dia, merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. “Untuk itu mari kita jaga bersama agar kekayaan kita tidak diambil oleh Negara Luar,” ajak Dandim.

Ia menjelaskan, Proxy War adalah perang dalam segala bidang Ipoleksosbudhankam dan termasuk Narkoba. Terkait maraknya Narkoba mengajak kepada para pemuda untuk menjahui Narkoba karena Narkoba akan merusak masa depan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Dandim juga meminta agar para siswa sebagai generasi penerus harus Waspada dengan adanya paham Komunis.

“Kita harus saling menghormati antar umat beragama agar kita tidak terpecah belah karena Negara Indonesia adalah Negara yang majemuk terdiri dari bermacam-macam suku, agama, ras dan bahasa,” katanya.

Setelah Dandim, pemateri selanjutnya adalah Dr. Tiur Landina, yakni memberikan materi dengan tema “Maraknya Sex Bebas”.

Ia menjelaskan, kenakalan remaja sangat meningkat terutama kebebasan sex untuk itu ia mengajak agar generasi muda menjauhi hal-hal yang dilarang oleh agama maupun Pemerintah dan yang paling utama adalah peran dari orang tua dan tetangga/lingkungan.

“Sebagai Generasi penerus jangan sampai terpengaruh dgn Narkoba karena Narkoba akan merusak sel-sel Otak manusia,” katanya.

Sebagai generasi penerus, kata dia, janganlah organ tubuh kita yang sangat vital digunakan sembarangan karena nantinya yang rugi adalah manusia itu sendiri.

“Janganlah melakukan Onani karena bila Sdr menikah sering melakukan Onani maka akan berdampak degan keturunan kita yaitu kurang sehat,” terang Tiur.

Dalam kesempatan itu, dokter ini juga mengajak kepada para siswa untuk menghindari perbuatan sek sebelum menikah dan jangan sampai melakukan perbuatan Sex disembarang tempat.

“Karena ketika kita melakukan gonta-ganti pasangan nantinya akan menyebabkan penyakit seperti Spilis dan HIV,” katanya, menjelaskan.

Saat ini, sambung Tiur Landina, banyak siswi yg melakukan aborsi. Maka ia mengajak untuk menjauhi perbuatan itu karena tidak bermoral dan dikategorikan sebagai perbuatan pembunuhan yang bisa dipidana. (WM-1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.