Taretan Dhibik Dukung Pemulihan Hak Persebaya


WARTAMADURA.COM – Supporter sepak bola Madura, Taretan Dhibik mendukung pemulihan hak Persebaya 1927 agar bisa bergabung kembali dengan PSSI dan ikut kompetisi.

Dukungan supporter Taretan Dhibik ini disampaikan saat peremian stadion baru Pamekasan yang diberi nama Stadion Pemellengngan di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Jumat (18/11/2016) malam.

Supporter Taretan Dhibik membentangkan spanduk bertuliskan “Save Persebaya 1927” dengan berkeliling lapangan. “Ini sebagai bentuk komitmen kami, untuk ikut menyuarakan aspirasi teman-teman pendukung Persebaya, yakni Bonik agar Persebaya bisa kembali ikut kompetisi,” kata Ketua Supporter Taretan Dhibik Bambang Priyanto.

Supporter Taretan Dhibik merupakan satu-satunya klub supporter bola Madura yang menyuarakan dukungan terbuka atas pemulihan hak Persebaya 1927 saat peresmian stadion baru Pamekasan itu.

PSSI mencabut keanggotaan Persebaya 1927, karena bermain di Liga Primer Indonesia, kompetisi yang tidak diakui oleh organisasi induk sepak bola Indonesia.

Pada Kongres pemilihan ketua PSSI 10 November 2016 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, pembahasan tentang pemulihan hak Persebaya 1927 gagal digelar karena peserta kongres ada yang menolak.

Manajer klub Madura United FC Haruna Soemitra disebut-sebut sebagai salah satu diantara peserta kongres yang tidak mendukung PSSI menarik sanksi atas Persebaya 1927, sebagaimana telah tercantum dalam poin 7 dan 8 terkait penghapusan sanksi dan orang-orang dalam sepakbola nasional serta pengesahan anggota baru PSSI.

“Itu urusan manajemen, kepentingan kami ingin Persebaya bisa ikut kompetisi agar bisa meramaikan dunia sepak bola di negeri ini,” katanya.

Keputusan Taretan Dhibik mendukung PSSI mencabut sanksi Persebaya 1927 itu sama dengan keputusan supporter Madura Kaconk Mania. Tapi Taretan Dhibik tidak memboikot pertandingan Madura United sebagaimana kaconk.

Sebelumnya manajer Madura United menyatakan, penolakan pembahasan tentang pencabutan sanksi dan status keanggotaan baru PSSI pada Kongres Luar Biasa itu, agar peserta kongres fokus pada agenda kongres yang sebenarnya.

Persoalan klub sepak bola yang terkena sanksi, kata Haruna kepada media, agar dibahas oleh pengurus baru PSSI, bukan oleh Kongres Luar Biasa. (wm-1)

Diterbitkan oleh Warta Madura

Pusat Informasi Madura

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: