Santri Miftahul Qulub Diajak Teladani Nilai-nilai Kepahlawanan


WARTAMADURA.COM – Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto, mengajak para santri di Pondok Pesantren Miftahul Qulub Polagan, Galis, meneladani nilai kepahlawanan sebagaimana telah dilakukan para pejuang pendahulu bangsa Indonesia.

Ajakan itu disampaikan Dandim saat memberikan pendidikan wawasan kebangsaan kepada ratusan santri di lembaga pendidikan Islam itu, Kamis (10/11/2016).

“Sekarang ini merupakan Hari Pahlawan, maka kita harus mengenang jasa-jasa beliau yang sudah berperang merebut kemerdekaan dari penjajahan Belanda menjadi negara maju dan berdaulat, yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya.

Pendidikan wawasan kebangsaan yang sengaja digelar lembaga itu, diikuti santri siswa Madrasah Aliyah dan Sekolah Menangah Kejuruan (SMK) Miftahul Qulub, serta perwakilan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Dalam kesempatan itu, Dandim juga memaparkan, bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2016 cenderung meningkat dibandingkan negara lain, Indonesia terkenal dengan kesuburannya, kaya dengan sumber daya alam yang melimpah.

Hanya saja, meski kekayaan sumber daya alam cukup memadai, perekonomian bangsa tetap bergantung pada negara lain.

Turunnya produksi minyak bumi merubah secara drastis gaya hidup dan model bisnis, krisis ekonomi, dan demikian depresi ekonomi, juga telah menyebabkan meningkatnya kejahatan dan Konflik disatu sisi.

Hancurnya tatanan masyarakat serta terjadinya kompetisi perang perebutan lahan minyak dan gas serta lahan pertanian, merupakan satu hal yang harus menjadi perhatian khusus semua pihak.

Pelanggaran laut oleh kapal ikan Thiongkok di Negara Indonesia untuk mengambil kekayaan laut, juga menjadi persoalan yang tidak bisa diabaikan.

Perang terhadap ancaman narkoba yang ada di negara Indonesia sendiri maupun di Negara luar, bahwa segala bentuk narkoba sangat berbahaya dan dapat merusak generasi muda.

“Ancaman ini bisa diatasi kalau kita bersatu dan kita tidak dapat mengatasi ancaman tersebut apabila kita tidak bersatu atau hidup sendiri-sendiri,” ucap Dandim. (WM-1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.