LPI Pamekasan: Aksi 4 November Buka Demo Sara


WARTAMADURA.COM – Laskar Pembela Islam (LPI) Pamekasan menyatakan aksi tanggal 4 November 2016 di Istana Negara bukan demo yang mempertentangan suku agama ras dan antargolongan (Sara), melainkan demo untuk penegakan supremasi hukum.

“Ini bukan demo sara, akan tetapi demo ini dalam rangka menuntut pemerintah menegakkan supremasi hukum,” kata korlap LPI Pamekasan Abdul Halim sesaat sebelum berangkat menuju Jakarta di kantor sekretariat LPI di Jalan Majis Baganda, Pamekasan, Rabu (2/11/2016) malam.

Demo yang akan digelar LPI bersama FPI serta ormas Islam lainnya itu, merupakan aksi damai, bukan aksi anarkis.

Oleh karenanya, Abdul Halim dan para petinggi laskar lainnya, mewanti-wanti kepada anggotanya agar aksi berjalan tertib.

Pihaknya juga akan mewaspadai kemungkinan adanya penyusup yang masuk dalam barisan pengunjuk rasa, khususnya dari Kabupaten Pamekasan.

“Itu juga kami antisipasi. Meski, kami ingin melakukan perubahan dan penegakan supremasi hukum dengan santun, tapi juga ada penyusup, maka bisa mengubah keadaan dan itu, tidak kami inginkan,” katanya.

Jumlah Laskar Pembela Islam (LPI) Pamekasan yang berangka ke Jakarta itu sebantak 37 orang.

Mereka mengendarai empat buah mobil, yakni dua mini bus masing bernomor polisi M 7323 UA dan M 7165 A, serta sebuah mobil station L300 bernomor polisi L 1790 BU dan sebuah mobil Avanza bernomor polisi M 1021 E. (WM-1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.