HMI Kecam Tingginya Buta Aksara di Pamekasan


WARTAMADURA.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pamekasan, Madura, Kamis (8/9/2016) menggelar aski damai, mengecam tingginya angka buta aksara di wilayah itu.

Aksi aktivis organisasi ektra kampus itu itu dimulai dari Monumen Arek Lancor menuju kantor DPRD di Jalan Kabupaten Pamekasan.

Selain berorasi, massa juga membawa berbagai jenis poster dan spanduk yang berisi kecamatan atas kondisi sebagian masyarakat Pamekasan yang belum bisa membaca dan menulis.

“Sebagai kabupaten pendidikan, Pamekasan seharusnya bebas dari buta huruf,” kata Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan Chairul Umam.

Oleh karenanya, HMI meminta agar pemkab menjadikan momentum Hari Aksara Internasional yang jatuh pada 8 September kali ini, sebagai momentum untuk lebih giat dalam upaya pemberantasan buta aksara. [Baca Juga: Warga Sumenep Buta Huruf Capai 57.850 Orang]

Organisasi ini juga menuntut agar pemkab mengalokasikan dana lebih untuk program pemberantasan buta aksara dengan melibatkan berbagai elemen dan organisasi kemasyarakat dan memiliki kepedulian terhadap program melek aksara.

Sementara itu, jumlah warga Pamekasan yang terdata belum bisa membaca dan menulis seperti dilansir sejumlah media sebanyak 27.365 orang. Jumlah ini berkurang dibanding 2013, karena saat itu mencapai 33.326 orang. (WM-1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.