Pemain Berdarah Madura ini Dipanggil Timnas


BAYU-GATRA-BIRUWARTAMADURA.COM – Nama lengkapnya Bayu Gatra Sangiawan lahir di Jember, Jawa Timur pada 12 Nov 1991.

Pemain sepak bola berdarah Madura ini, merupakan salah satu pemain lokal terpopuler di kalangan penggemar sepak bola di Pulau Garam Madura, karena “Bayu” demikian panggilan akrab memang berdarah Madura.

“Bengasepo kale dari Madura,” katanya kepada manajemen PT Bola Polana Madura Bersatu dalam sebuah kesempatan. Artinya, “Sesepuh saya dari Madura”.

Alasan inilah yang membuat “Bayu” mau bergabung dengan klub sepak bola Madura United Foodball Club (MUFC), yakni klub sepak bola yang menjadi kebanggaan masyarakat Madura.

Talenta dan kemampuannya memainkan si kulit bundar, memang tergolong sangat piawai. Hampir setiap laga kandang, nyaian “Bayu Gatra” oleh supporter sepak bola selalu menggema.

Pria yang memiliki tinggi badan 160 cm ini, memulai karirnya di dunia sepak bola sejak 2005. Kala itu, ia bergabung Persid Jember hingga 2007. Pada 2008-2009 Bayu bergabung dengan Persekap Pasuruan, dan pada 2010-2012 ia direkrut menjadi pemain Persisam U-21.

Selanjutnya pada 2010-2011 ia kembali bergabung dengan Persekap Pasuruan, pada 2011-2015 dengan Putra Samarinda, lalu pada 2015-2016 bergabung dengan klub sepak bola Bali United, sebelum akhirnya memperkuat klub sepak bola kebanggan masyarakat Madura, yakni Madura United FC.

“Saya terpanggil untuk membesarkan nama Madura melalui dunia sepak bola,” kata Bayu, saat ditanya sejumlah wartawan mengenai alasannya bergabung ke klub sepak bola milik Achsanul Qosasi itu.

Kini pesepak bola kebanggaan masyarakat Madura ini termasuk satu dari puluhan pemain yang dipanggil tim seleksi tim nasional.

Doa dan restu dari orang tua bagi Bayu, merupakan bekal utama, untuk melanjutkan karirnya di dunia sepak bola.

Oleh karenanya, sebelum bertolak ke seleksi Timnas senior, Bayu Gatra Sanggiawan masih meluangkan waktu pulang ke rumahnya di Jember untuk pamitan, sekaligus mempersiapkan keberangkatan kedua orang tuanya menunaikan ibadah haji.

“Doanya, semoga sama-sama sukses dan ibadah ibu tercatat sebagai haji mabrur. Saya sebenarnya agak bingung, rumah langsung sepi. Saya ke seleksi Timnas, ibu berangkat haji, dan adik saya harus fokus latihan lagi. Ini harus menjadi penyemangat saya agar semuanya sama-sama sukses,” katanya, seperti dilansir sejumlah media.

Adik kandungnya, yakni Khoirul Reza Amarullah, juga menjadi bagian Madura United FC di U-21.

Setelah selesai seleksi Timnas nanti, saya akan langsung menyusul tim Madura United ke Serui. Karena rencana tim akan bertanding di sana tanggal 20 Agustus nanti. Untuk persiapan ikuti seleksi Timnas, tidak banyak persiapan yang saya lakukan. Terpenting, orang tua saya memberikan restu dan semangat itu adalah bekal utama saya,” ucap Bayu. (WM-1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.