Kodim 0826 dukung Demplot Pupuk Tablet NPK


Dandim Pamekasan Letkol Arm Mawardi pada panen perdana Demplot NPK

Dandim Pamekasan Letkol Arm Mawardi pada panen perdana Demplot NPK

PAMEKASAN (WARTAMADURA.COM)  – “Kelompok Usaha Produktif (KUP) Pojur, siap menyukseskan program swasembada pangan dengan memberi contoh penanaman padi yang benar”.

Pernyataan tersebut dilontarkan Bambang Priyanto Koordinator KUP Pojur dalam acara panen perdana uji Demplot (sampel) penggunaan Pupuk Tablet NPK (30-6-9) produk dari PT Sri Rejeki produsen pupuk NPK Pamafert yang digelar hari Sabtu (25.07.2015) oleh PT. Pojur Laranta Madura dalam rangka Program Kemandirian Pangan Madura.

Luas Areal lahan Demplot di seluruh wilayah Kabupaten Pamekasan sejumlah 5 (lima) Hektar, tersebar di 2 (dua) wilayah, yakni 3.5 Hektar di Kecamatan Pademawu dan 1,5 Hektar di Kecamatan Tlanakan.

Panen perdana yang dihadiri Dandim 0826 Pamekasan, PT. Pojur Laranta Madura, PT Sri Rejeki produsen pupuk NPK Pamafert, Dinas Pertanian, dan penyuluh serta Muspika Kecamatan Pademawu dilaksanakan di Dusun Tanjung Utara Desa Tanjung Kecamatan Pademawu, ditiga lahan milik Supat, Jupri dan Nasuki dengan luas keseluruhan 3,5 Hektar.

Dalam sambutannya Dandim 0826 Letkol Arm Mawardi, S.A.P mengatakan bahwa TNI dalam hal ini Kodim 0826 sesuai dengan instruksi pimpinan TNI AD telah melaksanakan pendampingan swasembada pangan di wilayah Kabupaten Pamekasan.

“Petani kita (Pamekasan) sudah mulai berubah baik pola maupun metode tanam serta pengolahan tanah, sehingga hasil produksinya meningkat”.

Menyambut program Demplot, Dandim sangat mendukung program tersebut dan berharap agar Demplot bisa memberi pembelajaran petani tentang keunggulan penggunaan Pupuk Tablet NPK (30-6-9), namun juga berharap agar program penggunaan Pupuk Tablet NPK (30-6-9) tidak kontra produktif dengan metode pemupukan yang dianjurkan.

“Program ujicoba Pupuk Tablet NPK (30-6-9) jangan sampai kontra produktif dengan metode pemupukan berimbang yang telah dianjurkan selama ini” tegas Dandim.

Sementara itu dalam sambutan Dwi Pudjo Leksono, perwakilan PT Sri Rejeki, produsen NPK tablet Pamafert mengatakan bahwa program Demplot ini berawal dari keprihatinan permasalahan pupuk yang sering terjadi kelangkaan.

“Kami bekerjasama dengan PT. Pojur Lantara Madura mencoba membantu petani dengan mengenalkan produk Pupuk Tablet NPK (30-6-9) sebagai solusi permasalahan kelangkaan pupuk dan berharap bisa membantu petani dalam meningkatkan produktivitas hasil panen (padi)” terang Pudjo selanjutnya.

Dilain pihak, Bambang Hendri dari Dinas Pertanian Kabupaten Pamekasan menyambut baik adanya Pupuk Tablet NPK (30-6-9), karena sudah lama ditunggu kehadirannya.

“Pupuk tablet NPK ini sudah lama ditunggu kehadirannya oleh petani, karena merupakan pupuk majemuk sehingga tidak memerlukan pupuk yang lain” papar Bambang.

Berdasarkan sampel hasil ubinan panen dengan ukuran 2,5 m x 2,5 m didapat hasil 4,5 Kg sehingga jika dikalikan 1,6 menjadi 7,2 ton gabah kering panen (GKP) per hektar. (Rilis Kodim Pamekasan pada PWI Pamekasan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.