Rektor Unija Mundur dari Keanggotaan Timsel KPU


Rektor Unija AlwiyahSumenep, 16/4 (Warta Madura) – Rektor Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Madura, Alwiyah, mundur dari keanggotaan Tim Seleksi (Timsel) Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Surat pernyataan pengunduran diri itu dilayangkan per tanggal 15 April 2014, sehingga keanggotaan Timsel berkurang, dari sebelumnya 5 orang kini hanya 4 orang.

Ketua Timsel KPU Sumenep, Ibnu Hajar, mengatakan, berdasarkan surat pengunduran diri Alwiyah yang diajukan ke Timsel Jawa Timur itu, yang bersangkutan mendapat tugas mendadak dari kampus untuk pergi keluar negeri.

“Dengan pengunduran diri Alwiyah tersebut, secara otomatis keanggotaan timsel KPU Sumenep berkurang satu orang, dari lima menjadi empat orang,” katanya.

Namun, Ibnu memastikan berkurangnya satu anggota timsel tidak berpengaruh pada kinerja dalam melakukan seleksi komisioner KPU Sumenep. “Kita masih menunggu pengganti yang ditentukan oleh Timsel Jatim karena yang menetapkan Timsel KPU kabupaten adalah Timsel Jatim,” terangnya.

Sesuai ketentuan, pelaksanaan seleksi administrasi komisioner KPU Sumenep akan dilaksanakan pada tanggal 26 April 2014, kemudian tes tulis tanggal 30 April, tes kesehatan 1 Mei, tes psikologi 4-9 Mei dan tes wawancara tanggal 16 Mei 2014.

“Nantinya, Timsel KPU Kabupaten Sumenep akan mengambil 10 orang untuk diseleksi lagi di timsel Jawa Timur, kemudian ditetapkan 5 orang sebagai komisionar KPU Sumenep,” ungkapnya.

Lima orang komisioner KPU yang telah ditetapkan timsel KPU Jatim, akan dilantik maksimal tanggal 12 Juni 2014. (Nit/As)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.